KISAH NABI DAUD A.S
PENULIS : SULTAN KY
Nabi daud adalah nabi dari keturunan bani israil. Nabi daud
adalah nabi yang kecil. Meskipun kecil, tetapi keimanannya kepada Allah SWT
kuat. Saat itu, pemerintahan bani israil dikuasai oleh raja yang jahat dan
besar. Raja itu bernama RAJA JALUT. Raja
jalut dan tentaranya suka merampok harta para penduduk bani israil. Orang-orang
bani israil merencanakan untuk berperang melawan raja jalut. Tapi, mereka tidak
tahu siapa yang akan menjadi pemimpin perang. Mereka pun sepakat yang akan
menjadi pemimpin perang adalah thalut. Thalut adalah seorang petani kecil,
tetapi tubuhnya perkasa dan ia pandai membuat strategi.nabi daud pun ikut
berperang melawan jalut dan tentaranya. Keesokan harinya, para penduduk bani
israil bersiap untuk berperang. Mereka bertemu di bawah bukit. Thalut dan
tentaranya berdoa sebelum berangkat berperang. Dan thalut pun memberitahu kalau
mereka akan di uji dengan sebuah sungai. Barangsiapa yang meminum air sungai
itu, maka dia bukan termasuk dari pasukan thalut. Tetapi yang hanya menciduknya
saja, maka mereka adalah pasukan thalut. Saat itu juga. Ada seorang tentara
jalut melapor kalau para penduduk bani israil akan berperang untuk melawan jalut.
Maka jalut menyuruh semua pasukannya untuk berperang melawan pasukannya thalut.
Beberapa saat kemudian, para tentara thalut itu mulai kelelahan dan kehausan.Kemudian,
mereka melihat sebuah sungai kecil, para tentara thalut itu pun banyak yang
minum air sungai itu. Hanya sedikit yang melanjutkan perjalanan. Kemudian, nabi
daud pun mendengar suara dari kejauhan. Rupanya, itu adalah batu yang bicara
kepada daud. Batu-batu itu berkata untuk membawanya. Daud itu mengambil
batu-batu itu untuk membawannya. Saat pasukan jalut dan thalut itu bertemu,
pasukan thalut itu terkejut kalau pasukan jalut itu lebih banyak. Tetapi,
thalut memberitahu kalau bukan banyak sedikit ituah yang bisa mengalahkan
mereka. Thalut dan tentaranya itu berdoa kepada Allah SWT agar diberi ketabahan
saat melawan jalut dan pasukanya. Mereka pun memulai peperangannya untuk
melawan jalut dan tentaranya. Sebaliknya, tentara jalut itu mulai berperang
melawan pasukan thalut. Dan Allah SWT pun mengabulkan doa thalut dan
pasukannya. Saat berperang, pasukan jalut itu kewalahan karena pasukan thalut
itu sangat kuat. Mereka seperti singa yang sedang kelaparan. Para tentara jalut
itu malah mundur dari peperangan. Tetapi jalut itu marah karena pasukannya
menyerah. Saat itu juga, thalut dan jalut saling berhadapan. Mereka berdua itu
mulai bertarung. Tetapi thalut itu pun kalah. Tetapi daud itu mengantikan
posisi thalut untuk melawan jalut. Tetapi, jalut tertawa karena anak kecil dari
bani israil juga membawanya ikut berperang. Daud dan jalut itu mulai bertarung
lagi. Tetapi, saat pedang jalut mengarah ke tubuh daud dan jalut mulai
menyerang, dia kira daud sudah mati. Rupanya, daud masih hidup dan daud
melontarkan batu dengan ketapel langsung kearah jalut. Jalut pun mati di tangan
daud pasukan thalut pun senang kalau jalut sudah mati. Thalut itu pun bangga
terhadap semangat daud. Para penduduk bani isail pun merdeka dari jalut dan
tentaranya.
BEGITULAH
CERITA NABI DAUD A.S SEMOGA BERMANFAAT
WASSALAMUALAIKUM WARAHMATULLAHI WABARAKATUH

Komentar
Posting Komentar